Penyajian materi pendidikan moral di sekolah pada saat ini tampaknya lebih berorientasi pada penguasaan materi yang tercantum dalam kurikulum atau buku teks, dan kurang mengaitkan dengan isu-isu moral esensial yang sedang terjadi dalam masyarakat, sehingga peserta didik kurang mampu memecahkan masalah-masalah moral yang terjadi dalam masyarakat. Siswa lebih banyak mengedepankan untuk mengahadapi ulangan atau ujian, dan terlepas dari isu-isu moral esensial di kehidupan mereka sehari-hari. Materi pelajaran ppkn dirasakan sebagai beban, dihapalkan dan dipahami, tidak menghayati atau dirasakan dan tidak diamalkan dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
6/10/2013
Pendekatan Dan Strategi Pembelajaran PKn di Sekolah
Pengertian Pendekatan
Pendekatan merupakan terjemahan dari kata “approach” dalam bahan Inggris diartikan dengan Come Near (menghampiri), go to (jalan ke), dan Way Path dengan (arti jalan) dalam pengertian ini dapat dikatakan bahwa approach adalah cara menghampiri atau mendatangi sesuatu.
H. M. Chabib Thaha mendefinisikan pendekatan adalah cara pemrosesan subjek atas objek untuk mencapai tujuan. Pendekatan juga bisa berarati cara pandang terhadap sebuah objek persoalan dimana cara pandang itu adalah cara pandang dalam konteks yang lebih luas.
5/26/2013
Cara Yang Sangat Mudah Membuat Latar belakang Masalah
Seringkali kita menemukan hal yang sangat sulit untuk memulai suatu penelitian, maka diperlukan langkah-langkah yang tepat agar sebuah penelitian menjadi tersistematis. Jhon Dewey menyebutkan bahwa langkah pertama dalam metode ilmiah adalah pengakuan akan adanya kesulitan, hambatan, atau masalah yang membingungkan peneliti. Rumusan dari masalah-masalah itu yang kemudian diungkapakan dalam rangkaian deskripsi yang biasa disebut latar belakang. Pemilihan dan perumusan masalah adalah salah satu aspek yang paling penting dalam pelaksanaan penelitian dalam bidang apa saja. Para peneliti pemula kadangkala terkejut melihat bahwa permulaan ini kerapkali memakan sebagian besar waktu yang mereka pergunakan untuk proyek penelitian mereka. Padahal penelitian tidak dapat dilakukan sebelum suatu masalah dapat diidentifikasi, dipikirkan secara tuntas, dan dirumuskan dengan baik. Namun terkadang pula, peneliti pemula sudah mampu mengidentifikasi, dan merumuskan masalah mereka, tapi hanya dalam nalar dan konsep mereka dan tidak mampu menuangkan dalam rangkaian tulisan.
5/25/2013
PANDUAN MEMAHAMI KURIKULUM 2013 Bagian 2
PENGERTIAN DAN KONSEP KURIKULUM TERINTEGRASI SAINSTEK DENGAN IMTAQ
1. Pengertian Etemeologis (Bahasa)
Secara etemologis (bahasa), istilah “curriculum” dinyatakan sebagai istilah yang berasal dari bahasa Latin, yakni curro atau currere dan ula atau ulums yang diartikan sebagai “racecorse”, yakni lapangan pacuan kuda, jarak tempuh untuk lomba lari, perlombaan, pacuan balapan, peredaran, gerak berkeliling, lapangan perlombaan, gelanggang, kereta balap, dan lain-lain” (Prent, 1969:211; Webster, 1989:340).
PANDUAN MEMAHAMI KURIKULUM 2013 Bagian 1
Kurikulum Terintegrasi (Integrated Curriculum)
Ada kecenderungan selama ini guru mengemas pengalaman belajar siswa terkotak-kotak dengan tegas antara satu bidang study dengan bidang studi yang lainnya, pembelajaran yang memisahkan penyajian mata pelajaran secara tegas hanya akan membuat kesulitan belajar bagi siswa, karena pemisahan seperti itu hanya akan memberikan pengalaman belajar yang bersifat artifisial. Sementara itu, disekolah dasar khususnya di kelas-kelas rendah para siswa lebih menghayati pengalaman belajarnya secara totalitas, siswa mengalami kesulitan dengan adanya pemisahan pengalaman belajar seperti tadi.
Langganan:
Postingan (Atom)

